Lintasnusantaranews.com – Partai Gema Bangsa resmi mendeklarasikan diri sebagai partai politik nasional dalam acara deklarasi yang digelar di Jakarta International Convention Center (JICC), Gelora Bung Karno, Sabtu (17/1/2026). Deklarasi ini menandai satu tahun perjalanan Partai Gema Bangsa sejak pertama kali diluncurkan pada 17 Januari 2025.
Pengurus pusat Partai Gema Bangsa, Adin Denny, menyampaikan bahwa deklarasi tersebut menjadi bukti kesiapan partai untuk tampil sebagai kekuatan politik nasional dengan struktur organisasi yang telah terbentuk secara menyeluruh di seluruh Indonesia.
“Dalam satu tahun, Partai Gema Bangsa telah menyelesaikan konsolidasi organisasi dari pusat hingga daerah. Saat ini, kepengurusan telah terbentuk di 38 provinsi dan 514 kabupaten dan kota. Ini menunjukkan kesiapan Partai Gema Bangsa untuk berperan aktif dalam kehidupan politik nasional,” ujar Adin Denny.
Ia menegaskan bahwa Partai Gema Bangsa hadir membawa agenda politik yang berfokus pada Kemandirian Bangsa, Desentralisasi Politik, dan Indonesia ReborN. Ketiga agenda tersebut, kata Adin, menjadi arah perjuangan partai dalam menjawab tantangan bangsa ke depan.
Menurutnya, kemandirian bangsa harus dimaknai sebagai keberanian Indonesia untuk berdiri di atas kekuatan sendiri, baik dalam pengambilan keputusan politik, pembangunan ekonomi, maupun pengelolaan sumber daya nasional. Sementara desentralisasi politik dipandang sebagai langkah strategis untuk memperkuat peran daerah dan mendekatkan kebijakan kepada rakyat.
Sementara itu, Ketua Umum Partai Gema Bangsa, Ahmad Rofiq, mengatakan deklarasi ini bukan sekadar seremoni, melainkan pernyataan sikap politik Partai Gema Bangsa terhadap kondisi demokrasi dan tata kelola pemerintahan saat ini.
“Partai Gema Bangsa hadir sebagai bagian dari Gerakan Mandiri Bangsa. Kami ingin membangun politik yang berdaulat, tidak tersentralisasi, dan memberi ruang luas bagi daerah untuk menentukan arah pembangunannya sendiri,” kata Ahmad Rofiq.
Ia menambahkan, visi Indonesia ReborN yang diusung Partai Gema Bangsa merupakan komitmen untuk melakukan pembaruan politik secara menyeluruh, dengan meninggalkan praktik-praktik lama yang dinilai tidak lagi relevan dengan tuntutan zaman.
Dengan struktur organisasi yang telah terbentuk secara nasional dan garis perjuangan yang jelas, Partai Gema Bangsa menyatakan siap menjadi kekuatan politik alternatif yang membawa arah baru bagi demokrasi Indonesia.
