Lintasnusantaranews.com – Kejadian naas menimpa JS (14) baru mengenal laki laki yang bernama Daniel(22) alias acil melalui sosmed Ig, modus diajak jalan – jalan, korban diberi obat dan tertidur tanpa sadar kemudian diperkosa.
Pengakuan Js pada hari kamis, 27 November 2025 dirinya dijemput teman kenalan di medsos IG yang bernama Acil, sekitar pukul 19, 30 untuk jalan – jalan, akan tetapi dalam perjalanan pelaku mengarahkan kendaraan kerumahnya.
Setibanya dirumah Acil, Js diperkenalkan laki – laki yang bernama Tb yang merupakan adik dari acil.
Tidak lama kemudian korban dipaksa oleh Acil untuk menelan obat bentuknya tablet berwarna kuning. Setelah menelan obat tersebut tidak lama kemudian korban tertidur dan tak sadarkan diri, setelah terbangun korban sudah tidak memakai pakaian sehelaipun.
Dirinya mengaku saat tertidur dirinya tidak merasakan apa – apa, setelah terbangun sekitar pukul 22.00, korban merasakan sakit di kemaluan, karena takut, korban diam dan langsung minta diantar pulang oleh Tb.
“Saya takut saat itu, saya bangun dalam keadaan telanjang bulat dan alat vital terasa sakit, setelah berpakaian lalu saya tanya Tb mana Acil, lagi keluar sebentar, lalu saya minta Tb untuk mengantarkan saya pulang,” terang Js kepada Triberita. Saptu, (3/01/2026)
Setelah kejadian tersebut keesokan harinya jumat, 28 November 2025 pelaku Acil sempat menulis di IG korban dengan mengancam akan menyebarluaskan adegan vidio asusila tersebut.
“Saya diancam di IG, Acil menulis pesan, Awas kalau kamu bicara kesiapa siapa akan saya sebarkan vidio anu anu kita,” ucap Js.
Ditempat yang sama Ayah korban Badria menegaskan dirinya telah melaporkan kasus tersebut ke Polres Metro Bekasi, atas dugaan pemerkosaan di bawah umur yang menimpa anaknya
“Saya sudah melaporkan perbuatan Acil ke Polres Metro Bekasi,” ucap Badria ayah korban.
Untuk diketahui, Ayah korban, Badria, telah membuat laporan pada tanggal 07 desember 2025
Dengan nomor pelaporan LP/B/3476/XII/2025/SPKT/POLRES METRO BEKASI/POLDA METRO.
Dengan dugaan tindakan pidana persetubuhan atau pencabulan terhadap anak dibawah umur. Tempat kejadian dirumah Acil yang terletak di jalan Kp pasir Gombong, Poncol, Desa Pasir Gombong, kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi.
Kasus ini sedang ditangani oleh Unit IV PPA Sat Reskrim Polres Metro Bekasi.
Badria berharap ada keadilan dan meminta pihak PPA Polres Metro Bekasi bisa segera menangkap pelaku Acil.
“Saya berharap pihak kepolisian bisa segera menangkap pelaku pemerkosa anak saya, dan adili se adil – adilnya.” Tandasnya.
