Lintasnusantaranews.com – Memasuki awal Januari 2026, peta politik di Kabupaten Bekasi kembali menghangat. Nama politisi senior PDI Perjuangan, H. Jejen Sayuti, S.E., secara mengejutkan mencuat dan menjadi perbincangan hangat di kalangan publik. Ia dinilai sebagai figur potensial untuk mengisi posisi strategis di kursi pemerintahan daerah.
Figur Senior dengan Basis Dukungan Kuat
Munculnya nama Jejen Sayuti bukan tanpa alasan. Rekam jejaknya sebagai mantan Plt. Ketua DPRD Kabupaten Bekasi dan pengalamannya sebagai Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat periode sebelumnya memberikan nilai tawar tinggi. Jejen dianggap memiliki pemahaman mendalam mengenai tata kelola wilayah dan karakteristik masyarakat Bekasi.
“Pengalaman beliau di kancah provinsi adalah modal besar. Publik melihatnya sebagai sosok yang mampu membawa aspirasi masyarakat langsung ke tingkat eksekutif,” ujar salah satu pengamat politik kabupaten Bekasi.
Dinamika Politik Kabupaten Bekasi 2026
Situasi politik di Kabupaten Bekasi saat ini memang tengah mengalami turbulensi. Padahal, pasangan Ade Kuswara Kunang dan dr. Asep Surya Atmaja baru saja dilantik pada Februari 2025 untuk masa jabatan 2025–2030.
Namun, menyusul penetapan status hukum Bupati Ade Kuswara Kunang oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Desember 2025 lalu, spekulasi mengenai perombakan struktur kepemimpinan mulai berembus kencang.
Kondisi ini memicu munculnya nama-nama tokoh kuat untuk menjaga stabilitas pemerintahan, di mana Jejen Sayuti menjadi salah satu kandidat yang paling diperhitungkan.
Sosok Penengah untuk Stabilitas Daerah
Dikenal sebagai politisi yang memiliki jaringan luas, Jejen Sayuti dianggap sebagai sosok “penengah” yang mampu merangkul berbagai elemen kepentingan, mulai dari partai politik hingga tokoh masyarakat. Kapasitasnya dalam menjaga komunikasi lintas fraksi saat menjabat di legislatif menjadi poin penting yang diharapkan dapat diterapkan di lingkungan eksekutif demi memastikan pelayanan publik tidak terganggu.
Hingga berita ini diturunkan, dinamika di internal partai koalisi masih terus bergerak. Namun, kehadiran sosok Jejen Sayuti dalam bursa kepemimpinan diprediksi akan menjadi kunci penting bagi arah kebijakan Kabupaten Bekasi sepanjang tahun 2026.
